Pada Forum Asosiasi Ratusan Orang tahun 2020, ketua BYD mengumumkan pengembangan baterai lithium besi fosfat baru. Baterai ini dirancang untuk meningkatkan kepadatan energi paket baterai hingga 50% dan akan memasuki produksi massal untuk pertama kalinya tahun ini.
Apa alasan di balik nama "Baterai Blade"?
Nama "baterai bilah" berasal dari bentuknya. Baterai ini lebih pipih dan memanjang dibandingkan baterai persegi tradisional, menyerupai bentuk bilah.
"Baterai bilah" mengacu pada sel baterai besar dengan panjang lebih dari 0,6 meter, yang dikembangkan oleh BYD. Sel-sel ini disusun dalam sebuah array dan dimasukkan ke dalam paket baterai seperti bilah. Desain ini meningkatkan pemanfaatan ruang dan kepadatan energi dari paket baterai daya. Selain itu, desain ini memastikan bahwa sel-sel baterai memiliki area pembuangan panas yang cukup besar, memungkinkan panas internal dialirkan ke luar, sehingga mengakomodasi kepadatan energi yang lebih tinggi.
Teknologi Baterai Blade
Teknologi baterai blade BYD menggunakan panjang sel baru untuk menciptakan desain yang lebih pipih. Menurut paten BYD, baterai blade dapat mencapai panjang maksimum 2500mm, yang lebih dari sepuluh kali lipat panjang baterai lithium besi fosfat konvensional. Hal ini secara signifikan meningkatkan efisiensi paket baterai.
Dibandingkan dengan solusi baterai casing aluminium persegi panjang, teknologi baterai blade juga menawarkan pembuangan panas yang lebih baik. Melalui teknologi yang dipatenkan ini, kepadatan energi spesifik baterai lithium-ion dalam volume paket baterai biasa dapat ditingkatkan dari 251Wh/L menjadi 332Wh/L, peningkatan lebih dari 30%. Selain itu, karena baterai itu sendiri dapat memberikan penguatan mekanis, proses pembuatan paket baterai menjadi lebih sederhana, sehingga mengurangi biaya produksi.
Paten ini memungkinkan beberapa sel tunggal disusun berdampingan dalam paket baterai, sehingga menghemat biaya material dan tenaga kerja. Diperkirakan biaya keseluruhan akan berkurang hingga 30%.
Keunggulan Dibandingkan Baterai Daya Lainnya
Dalam hal material elektroda positif dan negatif, baterai daya yang paling banyak digunakan di pasaran saat ini adalah baterai lithium terner dan baterai lithium besi fosfat, masing-masing dengan keunggulannya sendiri. Baterai lithium-ion terner dibagi menjadi terner-NCM (nikel-kobalt-mangan) dan terner-NCA (nikel-kobalt-aluminium), dengan terner-NCM mendominasi sebagian besar pangsa pasar.
Dibandingkan dengan baterai lithium ternary, baterai lithium besi fosfat memiliki keamanan yang lebih tinggi, masa pakai siklus yang lebih lama, dan biaya yang lebih rendah, tetapi kepadatan energinya memiliki ruang peningkatan yang lebih kecil.
Jika kepadatan energi rendah pada baterai litium besi fosfat dapat ditingkatkan, banyak masalah akan teratasi. Meskipun secara teoritis hal ini mungkin, namun cukup menantang. Oleh karena itu, hanya teknologi CTP (cell to pack) yang dapat memaksimalkan kepadatan energi spesifik volume baterai tanpa mengubah material elektroda positif dan negatif.
Laporan menunjukkan bahwa kepadatan energi spesifik berat baterai blade BYD dapat mencapai 180Wh/kg, sekitar 9% lebih tinggi dari sebelumnya. Kinerja ini sebanding dengan baterai lithium ternary “811”, yang berarti baterai blade mempertahankan keamanan, stabilitas, dan biaya rendah yang tinggi sambil mencapai kepadatan energi baterai lithium ternary tingkat tinggi.
Meskipun kepadatan energi spesifik berat baterai blade BYD 9% lebih tinggi daripada generasi sebelumnya, kepadatan energi spesifik volumenya telah meningkat hingga 50%. Inilah keunggulan sebenarnya dari baterai blade.
Baterai BYD Blade: Panduan Aplikasi dan Cara Pemasangan Sendiri
Aplikasi Baterai BYD Blade
1. Kendaraan Listrik (Kendaraan Listrik)
Aplikasi utama baterai BYD Blade adalah pada kendaraan listrik. Desain baterai yang memanjang dan pipih memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi dan pemanfaatan ruang yang lebih baik, menjadikannya ideal untuk kendaraan listrik. Peningkatan kepadatan energi berarti jarak tempuh yang lebih jauh, yang merupakan faktor penting bagi pengguna kendaraan listrik. Selain itu, pembuangan panas yang lebih baik memastikan keamanan dan stabilitas selama operasi energi tinggi.
2. Sistem Penyimpanan Energi
Baterai blade juga digunakan dalam sistem penyimpanan energi untuk rumah dan bisnis. Sistem ini menyimpan energi dari sumber terbarukan seperti tenaga surya dan angin, menyediakan cadangan yang andal selama pemadaman listrik atau waktu penggunaan puncak. Efisiensi tinggi dan masa pakai siklus yang panjang dari Baterai Blade menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk aplikasi ini.
3. Pembangkit Listrik Portabel
Bagi para penggemar aktivitas luar ruangan dan mereka yang membutuhkan solusi daya portabel, Baterai BYD Blade menawarkan pilihan yang andal dan tahan lama. Desainnya yang ringan dan kapasitas energinya yang tinggi membuatnya cocok untuk berkemah, lokasi kerja terpencil, dan pasokan daya darurat.
4. Aplikasi Industri
Dalam lingkungan industri, Blade Battery dapat digunakan untuk memberi daya pada mesin dan peralatan berat. Desainnya yang kokoh dan kemampuannya untuk tahan terhadap kondisi ekstrem menjadikannya pilihan yang dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi industri.
Baterai BYD Blade menawarkan banyak keunggulan untuk berbagai aplikasi, mulai dari kendaraan listrik hingga sistem penyimpanan energi. Dengan perencanaan yang cermat dan perhatian terhadap detail, membuat sistem Baterai Blade sendiri dapat menjadi proyek DIY yang bermanfaat.
Waktu posting: 28 Juni 2024
